Jumat, 23 Mei 2014

CERPEN KAFE KLASIK

Kafe Klasik
Oleh: Lina Novita Sari

Aku tersenyum ketika memasuki gerbang sekolah yang aku cintai. Sekolah bertaraf internasional,Padang internasional school (PIS). Aku duduk dibangku sekolah kelas XII.1. Para penghuninya adalah anak-anak dari kalangan keluarga berada. Penampilan ku pagi ini begitu fresh dengan blush on pink yang unyu-unyu dan lipstick orange yang menawan. Sahabat ku bernama Anabel. Dia anak keturunan Pakistan yang memiliki hidung yang super mancung di kelas ku.
“Pagi baby!” sapa Anabel. “Pagi too!” balas kimi. Kantin yuk!” ayookkk!!! Seru Kimi.
Mereka berdua berjalan menuju kantin. Makanan favorit mereka martabak mie goring ma’nyoss. Bel berbunyi mereka bergegas menuju kelas.
“selamat pagi anak-anak!”
“selamat pagi buk” sahut murid semuanya.
Pagi ini kimi mengikuti pelajaran biologi bersama buk Yessy Ananta,M.Pd. Beliau adalah lulusan dari Fmipa Universitas Indonesia. Sudah memiliki suami dan dua orang putrid cantik.
“anak-anak kumpulkan tugas kalian!” sahut Buk Yessy. Kimi pun membuka tasnya untuk mengeluarkan tugasnya. Dan kagetnya kimi buku tugasnya ketinggalan dirumah.
“anak-anak ayo cepat kumpulkan tugas kalian!”. Semua teman-teman Kimi sudah mengumpulkan begitu juga dengan Anabel sahabatnya.
“siapa yang tidak mengumpulkan tugas?” Tanya buk Yessy. “ ayo ngaku sebelum saya periksa kembali!”
Kimi pun mengancungkan tangannya. “saya buk!”
“kenapa kamu tidak mengumpulkan tugas Kimi?”
“tugas saya ketinggalan di rumah buk!”
“kenapa bisa tugas mu ketinggalan di rumah?” Tanya Buk Yessy.
“ semalam saya ketiduran dimeja belajar ketika mengejarkan tugas tersebut buk,,tetapi paginya saya sudah memasukkannya ke dalam tas,tapi malah gag ada buk !” jawab kimi.
“kamu sudah tahu kan Kimi konsekuensinya?”
“iya buk saya tahu” jawab Kimi.
“kalau begitu kamu silahkan ke perpustakaan untuk membuat tugasmu kembali” sahut Buk Yessy.
“baik buk” sahut Kimi.
Kimi pun meninggalkan ruangan kelas dan menuju ke perpustakaan. Disana ia akan belajar mandiri sebagai pengganti tugasnya yang ketinggalan.
“Ping!!!!!” Bbm Kimi berbunyi. Sebuah pesan instant dari Anabel.
kenapa kamu bisa keledoran seperti itu Kimi? Kamu jadi ketinggalan mata pelajaran biologi hari ini?”. Kimi pun membalasnya. “aku juga bingung bel, padahal aku sudah yakin sekali kalau tugas ku itu sudah aku masukkan ke dalam tas pagi tadi, yah tiba-tiba aja gag ada!”. Jawab kimi. Anabel pun mengirimkan picture semangat kepada kimi. Kimi tersenyum kecil (J) melihat pesan bbm dari kimi.
Bel istirahat berbunyi.
Anabel pergi ke perpustakaan menemui kimi.
“hai kimi” sapa anabel. Kimi hanya tersenyum simpul. Lesu banget, bĂȘte ya? Tanya anabel. “Iya neh!” apes banget aku, padahal udah bela-belain begadang demi tugas hari ini, dan hasilnya…brrrr parah kan,,kok aku bisa cerobohhh,,,iiih sebel banget aku bel” sahut kimi.” Sabar toh neng!” jawab anabel. “Jangan sok kejawa-jawaan deh!” celetuk kimi. “haha,,,,tapi kok bisa ketinggalan tugas kamu kim? Gimana ceritanya !”. “aku udah malas ceritanya bel!” dengan wajah lesunya kimi. Nanti malam kita ke kafe klasik yukk biar lo gag sedih lagi? Gimana?”. Boleh deh bel,sahut kimi. “oke ntar malam aku jemput jam 8!”. Sippp
Jam sekolah pun usai. Kimi dan anabel pun bergegas menuju parkiran dan melaju di jalan raya. Anabel ke sekolah membawa mobil Honda jazz putih. Dengan plak BA 2428 EL. Kimi selalu tebengan dengan anabel karena arah rumah mereka searah. Kimi sebenarnya mau juga bawa mobil ke sekolah tetapi tidak diizinkan oleh papanya. Dengan alasan kimi masih ababil (anak labil) suka kebut-kebutan di jalan raya dan suka hura-hura kemana-kemana. Alasan yang sulit diterima oleh kimi.
Jam 8 malam.
Tittt,,,tittt,tiiitttt. Klakson mobil anabel terdengar memasuki halaman rumah kimi. kimi semakin mempercepat dandannya. Kimi bergaya modis mala mini ia memakai rok balon hitam diatas lutut dengan paduan kemeja merah hitam channel dan topi bundar warna coklat. Lalu rambut coklat yang tergerai dan sepatu high heel hitam bertali-tali dan tidak lupa tas keroppy kesayangannya.
Anabel menenunggu di ruang tamu dan berbincang-bincang dengan mama kimi.
“apa kabar tante?”
“baik. Mau pergi kemana bel?”
“hehe hangout di kafe aja tante, biasa anak gaul!”
“ada-ada saja kamu bel, tante juga sering hangout di kafe bareng teman-teman tante biasa aja tu!””
“kan beda tante kalau anak muda-muda yang duduk!”
“apa bedanya anabel?”
Anabel terdiam dan bingung mau jawab apa. Dan akhirnya kimi datang dan perbincangan anabel dengan mama kimi terputus.
“hai bel, sapa Kimi. Ma aku pamit yam au pergi sama Anabel!”
“ya jangan terlalu malam pulangnya Kim!”
“ya mamaku “ sahut Kimi.
“aku pergi dulu ya tante!”. Sahut Anabel.
Mobil Honda jazz putih Anabel pun meninggalkan halaman rumah Kimi dan melaju ke jalanan dengan kecepatan 65km/ jam.
Setiba di kafe klasik Kimi dan Anabel bertemu dengan teman SMP mereka yaitu Bayu, Wisnu,dan Radit. Tetapi Kimi biasa saja ketemu mereka,karena mereka lebih dekat dengan Anabel di bandingkan Kimi. Di antara mereka Kimi sedikit kaget dengan satu wajah yang begitu special di hatinya dulu, yaitu Radit. Kimi sempat suka kepadanya,tetapi radit cuek akan perasaan kimi padanya. Radit terpana melihat penampilan kimi malam itu, kimi terlihat begitu special di matanya.
“woiii anabel!” sahut mereka.
“weyy,,kalian, kebetulan banget neh ketemu apa kabar neh semuanya?”
“baik sob!”. Jawab mereka bersamaan.
“ayo gabung sini?” sahut mereka.
“hm gag usah aku udah ada janji sama yang lain” jawab anabel.
            Kimi hanya terdiam dan sedikit tersenyum simpul ketika mereka sedang berbicara dengan anabel. Kimi dan anabel meninggalkan meja mereka dan duduk di meja yang berada di sebelah kanan yang berseberangan dengan meja teman-temannya tadi. Kimi merasa sedikit galau hatinya karena disisi lain ia juga senang bisa ketemu dia dan disisi lain ia ingin melupakannya yang telah membuat hatinya sakit.
Ketika meninggalkan meja teman-temanya radit sempat tersenyum kepada kimi. Kimi hanya membalasnya dengan senyuman tipis. Pelayan pun datang. Kimi memesan jus naga. Anabel pun sibuk telponan dengan pacarnya yang juga janjian akan ngedate malam ini. Radit pun mendekati meja kami. Anabel pun langsung mematikan telponnya.
“aku boleh ikut gabung gag?” Tanya radit. Anabel pun langsung paham hal itu.
“wah boleh banget”. Duduk dit. Jawab anabel dengan semangat. Mimik wajah kimi sedikit gugup karena ia merasa berada disuatu taman bunga. Tetapi ia bingung apa harus memetik bunga tersebut atau tidak. Anabel pun meninggalkan mereka berdua dan pindah ke meja yang lain dengan pacarnya yang baru datang, vino.
Kimi diam. Mereka saling berpandangan. Kimi sangat bahagia tetapi juga gugup. Radit pun memulai percakapan.
“apa kabar kim?”
“baik” dengan nada datar.
“semangat dong,, kamu gag suka ya aku disini!”
“perasaan kamu aja,!”
Percakapan terhenti karena pelayan datang membawakan jus naga pesanan kimi.
“ini jus naga pesanannya mbak!”
“makasih ya mbak” sahut kimi ke pelayan.
Radit pun menghela nafas dan siap memulai percakapan kembali. Radit pun meraih tangan kimi. Kimi sempat menghindar tetapi radit telah memantra kimi dengan kata-kata yang romantis. Mereka saling ngobrol hingga ke masalah cinta mereka. Semua teman-teman mereka selalu memperhatikan radit dan kimi. Dan berharap mereka dapat jadian karena rasa cinta radit untuk kimi telah bersemi walaupun terlambat.
“kim, aku tau aku pernah cuekin perasaan kamu ke aku, dan aku tau sekarang kamu pasti benci sama aku, aku tau aku salah tapi sekarang aku sadar kalau aku terlalu bodoh menyia-nyiakan orang yang sayang dan cinta sama aku dengan tulus, maafkan kau kim!”
Kimi diam tanpa kata-kata.
“kim maafkan aku, aku mau kamu jadi pacar aku!” celetuk radit.
“aku udah maafkan kamu jauh sebelum kamu minta maaf dit.” Jawab kimi. “kalau yang satu lagi aku belum bisa jawab dit. Kamu dulu udah nyakitin aku,dan aku harus tetap maju tanpa bayangan-bayangan kamu di masa depan ku, kamu masa lalu ku radit!!!”
“maff!”. Kata maaf terlontar dari bibir kimi. Kimi pun berlari meninggalkan kafe klasik tersebut dengan hati merintih. Kimi sebenarnya masih saying tetapi ia tidak mau terperangkap dengan perasaan masa lalunya.
“kimi,,tungggu!”. Radit pun mengejar kimi.
Kimi berlari ke jalan tanpa peduli dengan apa ia akan pulang,ia tetap berlari. Hujan pun turun. Kimi pun lega ia bisa menangis bersama hujan malam. Mencurahkan segala perasaannya.
Radit mengejar kimi dengan mobilnya. Ia melihat kimi duduk di halte bis. Ia berhenti dan mendekati kimi. Radit langsung memeluk kimi. Kimi tak melawan ia sangat menikmati pelukan dari radit. Pelukan radit membuat kimi merasa nyaman dan bahagia. Kimi sadar ternyata ia masih menyimpan perasaan cinta untuk radit.
“dit, aku sayang kamu,aku gag mau kamu pergi!”
“aku akan selalu berada disisi mu kimi sayang, I love you !” sahut Radit.
“I love you too dit!” jawab kimi.
Malam semakin larut. Air mata kimi sudah berubah menjadi senyuman yang bahagia,begitu juga dengan radit. Radit pun mengantarkan kimi pulang ke rumahnya. Kafe klasik telah menjadi sejarah awal cinta mereka kembali mekar dan bersatu. Serta tempat yang sangat special untuk mereka. Begitu juga dengan hujan di malam minggu menjadi kisah romantis perjalanan cinta mereka.

****                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar