Minggu, 25 Mei 2014

cerpen cinta pertama 2014

CINTA PERTAMA

oleh : LINA NOVITA SARI

Cahaya sang fajar sudah memancar di ufuk timur. Ayam berkokok merdu menyambut pagi yang indah ini. Matahari enggan untuk bersembunyi untuk memancarkan cahaya terangnya. Pagi ini Stella begitu semangat menyambut hari ini. Pagi ini dia akan mengadakan pementasan drama di sekolahnya untuk menyambut hari ulang tahun sekolahnya yang ke-25 tahun. Stella duduk di bangku kelas XI di salah satu sekolah swasta menengah atas (SMA).
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 07.30 Wib, Stella segera berangkat karena acara akan dimulai pukul 08.00 Wib. Selama pementasan drama stella begitu bahagia dan sangat total dalam peran yang ia mainkan. Semua penonton bertepuk tangan memberikan sebuah apresiasi atas pementasan yang telah dipertunjukkan. Teman-teman stella pun juga ikut berbahagia dan memberi semangat kepada Stella.
“Selamat ya Stel, kamu bagus banget mainnya tadi,” sahut teman-teman Stella satu per satu sambil bersalaman dengannya.
Stella merasa bahagia atas pertunjukkan yang telah ia tampilkan. Rasa lelahnya pun tak sanggup ia tahan sehingga ia ketiduran di ruangan wadrobe.
**
Senyumannya, nada suara yang merdu, raut wajah yang mempesona membuatnya tak bisa berpaling untuk menghindarkan sorotan mata ke depan. Hari ini dia dan aku pergi makan malam bersama. Rasa bahagia tak dapat di hindari dari sorot mata Stella, begitu juga dengan Vino.
“Kamu cantik malam ini Stel,” Stella tersenyum manis, pipinya merah padam mendengar  pujian Vino.
“Benarkah begitu?“ tanya Stella mengoda.
“Tentu saja, kamu bidadari dihatiku Stella,” jawab vino, sambil memengang kedua tangan Stella.  Rona bahagia terpancar diraut wajah Stella ia begitu bahagia.
“Aku bahagia banget malam ini Vino, aku gag mau malam ini cepat berlalu,” jawab Stella.
Vino memberikan Stella sebuah kado, boneka spongebob kesukaannya. Stella bahagia boneka spongebob yang diberikan Vino menambah koleksi bonekanya di rumah. Mereka menyantap makanan mereka dengan ditemani alunan musik klasik di kafe tersebut.
**
“Stel,,,stel,,stel,,, ayo bangun!!!” Ucap sahabatnya Hanna, yang berusaha membangunkan Stella yang ketiduran di ruang wadrobe. Stella membuka matanya perlahan dan melihat Hanna berdiri di sampingnya.
“Ada apa Hanna?” Tanya Stella, dengan suara masih lemas.
“Ayo bangun, kamu mau tidur disini sampai besok pagi?” jawab Hanna sambil membereskan peralatan make up.
Akhirnya Stella bangkit dan kaget melihat jam di tangannya sudah menunjukkan pukul 16.00 Wib. Selama 2 jam ia tertidur di ruangan wadrobe dengan mimpi yang indah. Stella tersenyum di depan cermin sambil mengingat mimpinya tadi. Hanna, sahabatnya terheran-heran melihat tingkah Stella senyum sendiri di depan cermin. Stella menyadari hal tersebut dan langsung menceritakan mimpinya bersama Vino kepada sahabatnya itu.
**
Vino adalah seorang pangeran yang didambakan oleh Stella. Ia menaruh hati kepada Vino sejak mereka duduk di bangku sekolah menegah pertama (SMP). Sekarang mereka kembali bertemu di bangku sekolah menegah atas (SMA). Rasa cinta Stella kepada Vino begitu besar, sehingga ia tak bisa mengungkapkan rasa cintanya kepada Vino. Stella sudah mencoba menunjukkan rasa cintanya, tetapi Vino tak pernah melihat dan cuek kepada Stella.
Ketika sampai di rumah Stella langsung masuk kamar. Ia menghempaskan badannya di atas tempat tidur. Kamu adalah cinta pertamaku, Vino, guman Stella dalam hati.
*** 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar